Kiat Islami Meraih Prestasi
Sifat-sifat Penuntut Ilmu Dalam Islam dan Pengaruhnya Dalam
Mewujudkan Prestasi Ilmiah
Islam memandang para penuntut ilmu sebagai para pemimpin masa
depan, pencipta hari esok, pembangun masyarakat, fondasi pembangunan, tiang bangunan
peradaban, dan sumber semangat dan energi untuk berjihad di jalan Allah.
Penuntut ilmu yang saleh juga
merupakan fondasi masyarakat yang saleh, maju, dan berperadaban. Maka, jika
penuntut ilmu itu rusak, rusak pulalah masyarakat. Sedangkan jika penuntut ilmu
itu baik, maka baik pulalah masyarakat. Dari para penuntut ilmu itulah nantinya
akan terlahir para pemimpin yang membawa masyarakat menuju kepada kebaikan dan
kemajuan.
Yang di maksud dengan penuntut ilmu dalam
islam adalah sosok pelajar yang berusaha mendapatkan
ilmu pengetahuan yang terpuji dan bermanfaat menurut syariat untuk kepentingan
umat manusia.
Para pakar pendidikan telah menetapkan beberapa sifat wajib dimiliki oleh penuntut ilmu sehingga ia
menjadi sukses, menjadi pelopor dan bermanfaat. Di antara sifat-sifat ini adalah sebagai berikut.
1. Berniat
dengan Ikhlas
Seorang penuntut ilmu meniatkan usahanya dalam
mencari ilmu itu untuk beribadah, taat kepada Allah dan
menjalankan kewajiban menuntut ilmu. Seorang yang
belajarnya bertujuan untuk meraih kebaikan dirinya dan masyarakatnya. Kebaikan dirinya
terwujud dengan memperbaiki batinnya dan memperindah dengan cara
belajar.
Seorang penuntut ilmu akan meniatkan
usahanya untuk meningkatkan ruhaninya yaitu mendekatkan diri kepada
Allah SWT dan meningkatkan derajatnya sehingga mendekatkan kepada hamba-hamba Allah
yang mulia. Yaitu para malaikat dan orang-orang muqarrabin. Bukan
bertujuan untuk mendapat mendapat jabatan, kekayaan, kemegahan, dan bersaing
dengan teman.
Seorang penuntut ilmu dituntut untuk memperbaiki akhiratnya. Orang
yang menggeluti ilmu apapun jika niat yang baik,
niscaya akan mendapatkan pahala sebagai mujahidin di jalan Allah. Bukan
dengan tujuan ketika menuntut ilmu untuk mendapatkan ghanimah. Maka orang yang meniatkan Allah ketika menuntut ilmu,
niscaya ia kan mendapatkan manfaat dan kemuliaan.
Niatkan segala usaha dalam menuntut ilmu itu untuk
mendapatkan surga sehingga dalam menuntut ilmu itu membarengi dengan keikhlasan,
karena keikhlasan itu adalah pintu menuju ilmu pengetahuan.
“Siapa yang menempuh
jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah memudahkaan baginya jalan menuju surga.”
(HR Abu Dawud dan Tirmidzi)
Copy dari buku karangan Dr. Husein Syahatah
Komentar
Posting Komentar